- Back to Home »
- anjuran menikah
Posted by : Unknown
Rabu, 13 Agustus 2014
{فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ
مَثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً}
[النساء: 3]
Maka
kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika
kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja. [An-Nisaa':3]
Mengikuti
sunnah para Rasul
{وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِنْ قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ
أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً} [الرعد: 38]
Dan
sesungguhnya kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan kami
memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan. [Ar-Ra'ad:38]
Anas bin
Malik radhiyallahul
'anhu berkata:
Tiga orang sahabat datang ke rumah istri-istri
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa
sallam menanyakan tentang ibadah Rasulullah. Setelah mereka diberi tahu
mereka menganggap ibadah Rasulullah sedikit, meraka mengatakan: Akan tetapi
mana posisi kita dibandingkan dengan Rasulullah? Beliau telah diampuni dosanya
yang terdahulu dan yang akan datang.
Seorang dari mereka berkata: Kalau aku akan salat
malam selamanya.
Yang lainnya berkata: Kalau aku akan puasa seumur
hidup dan tidak akan berbuka.
Dan yang lainnya lagi berkata: Kalau aku akan
meninggalkan wanita dan tidak kawin selamanya.
Kemudian
Rasulullah mendatangi mereka dan bersabda:
«أَنْتُمُ الَّذِينَ قُلْتُمْ كَذَا وَكَذَا، أَمَا وَاللَّهِ
إِنِّي لَأَخْشَاكُمْ لِلَّهِ وَأَتْقَاكُمْ لَهُ، لَكِنِّي أَصُومُ وَأُفْطِرُ،
وَأُصَلِّي وَأَرْقُدُ، وَأَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ، فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِي
فَلَيْسَ مِنِّي» [صحيح البخاري ومسلم]
"Kaliankah yang mengatakan ini dan itu? Adapun
aku demi Allah, sesungguhnya aku adalah yang paling takut kepada Allah dari
kalian dan yang paling bertaqwa kepada-Nya, akan tetapi aku berpuasa dan
berbuka, salat malam dan tidur, dan aku menikahi wanita, maka barangsiapa yang
tidak suka dengan sunnahku maka ia bukan dari golonganku". [Sahih Bukhari
dan Muslim]
Merasakan
ketentraman, rasa kasih dan sayang
{وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا
لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي
ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ} [الروم: 21]
Dan di
antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah dia menciptakan untukmu isteri-isteri
dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan
dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian
itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. [Ar-Ruum:21]
{هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ
نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا} [الأعراف:
189]
Dialah yang
menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya dia menciptakan
isterinya, agar dia merasa senang kepadanya. [Al-A'raaf:189]
{أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ
الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ
لَهُنَّ} [البقرة: 187]
Dihalalkan
bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu;
mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka (saling
menutupi dan memberi kehangatan). [Al-Baqarah:187]
Meraih cinta sejati
Dari Ibnu
Abbas radhiyallahul 'anhuma; Rasulullah shallallahu 'alaihi wa
sallam bersabda:
«لَمْ نَرَ لِلْمُتَحَابَّيْنِ مِثْلُ النِّكَاحِ» [سنن ابن ماجه:
صحيح]
"Kami
tidak melihat (cinta sejati) bagi dua orang yang saling mencintai seperti dalam
pernikahan". [Sunan Ibnu Majah: Sahih]